^.^ assalamu'alaikum sahabat ^.^

Tampilkan postingan dengan label cerpen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerpen. Tampilkan semua postingan

EDGE OF HOPE

Dulu, harapan itu selalu ada, bersinar mengikuti setiap langkah sang gadis kecil.
Sayangnya, sekarang gadis kecil itu telah tumbuh dalam keputusasaan.
Bukan menuduh-Nya sebagai Dzat yang tak pemurah,
Bukannya meragukan bahwa Dia Maha mendengar,
Bukan tak percaya bahwa Dia dapat dengan mudah mengabulkan setiap doa yang terucap.
Hanya saja, terlalu berat jika terus memikul impian yang tak pernah terwujud.
Karena semakin sering dia berharap, semakin sakit pula saat dia tahu semuanya hanya impian kosong yang tak pernah menemukan titik terang…

‼ .._-_-_-_-_-_-_-_========== _-_-_-_-_-_-_-_.. ‼
Hidup dalam ketidaksempurnaaan adalah fitrah setiap manusia. Namun, terkadang hati kecilku selalu menangis tiap kali menyadari bahwa aku juga tak sempurna…

Tuhan,
Kau yang paling tahu, –dulu- aku selalu berdoa untuk kesembuhanku.
Kau yang paling mengerti, –dulu- aku punya harapan tinggi untuk kesembuhanku.
Kau juga yang paling memahami bahwa aku selalu menangis meratapi keadaanku.

-Dulu sekali- aku tak henti-hentinya mengumbar senyum dalam hati tiap kali aku percaya bahwa ada kesempatan untuk kesembuhanku.

Nyatanya, doaku belum mampu menembus Arsy-MU.
Nyatanya, harapanku harus kukubur dalam-dalam.
Nyatanya, mimpi itu teramat sulit menjadi realita.

20 tahun menjalani hidup seperti ini –harusnya- membuatku terbiasa. –Harusnya- aku bisa memperlihatkan pada dunia bahwa aku tak selemah yang mereka kira.

Parahnya, aku mulai tak percaya pada harapan itu.
Parahnya, aku mulai takut untuk berharap banyak.

Semakin aku berharap, semakin besar pula rasa sakit itu kurasakan. Nyaliku ciut jika nantinya harapan itu hanya akan bersembunyi dalam mimpi, menguap begitu saja dalam sebuah kesia-siaan. Karena jika itu benar-benar terjadi, aku akan hancur tak berdaya…
‼ .._-_-_-_-_-_-_-_========== _-_-_-_-_-_-_-_.. ‼
Namun, bagaimanapun dia harus tetap bersyukur,,,
Setidaknya masih ada orang-orang yang merangkulnya saat dia lelah
Setidaknya masih ada orang-orang yang akan menerima dia apa adanya
Setidaknya masih ada orang-orang berhati baik yang tulus berada di sisinya


SEPUCUK SURAT UNTUK KAKAK

Aku selalu mendambakan sebuah keluarga yang utuh. Ada ayah, ibu, dan kita.  Sayangnya kini kau tak lagi termasuk dalam lingkaran itu. Perlahan tapi pasti, kau mulai membuat sebuah jarak. Kau mencoba mencari kebahagiaan yang lain, tanpa kami. Aku benci mengakuinya, tapi kami pun dapat terus mengecapi kebahagiaan, dapat terus tersenyum, dapat tetap tertawa  bahkan tanpa ada kau sekalipun di sini  

Aku tahu, ayah dan ibu diam-diam menangis tiap tersebut namamu dalam doa mereka. Mencoba tersenyum meski dapat terlihat jelas ada kekecewaan di mata mereka. Tentu saja, salah satu belahan jiwa mereka  ada di tempat yang jauh. Aku merasa begitu bodoh karena berpura-pura tuli dan buta akan keadaan. Tuhan, aku ingin semua menjadi baik-baik saja…

Meski tanpa bicara, kami ingin kau kembali
Meski tanpa air mata, kami menangis mendapati jejakmu yang makin menjauh
Ada luka tak kasat mata yang membuatku perih
Terasa sesak saat mengucapkan kata perpisahan
Seandainya saat itu aku bisa memelukmu, agar kau tetap ada di sini
Kenapa memilih pergi?? padahal kita adalah satu
Kenapa mencari kebahagiaan terlampau jauh??
Kau tidak merasa bahagia bila kita bersama??


Tahukah kamu, mereka selalu mendoakan kebaikan padamu. Dimanapun kau berada, berharap Tuhan selalu melebihkan rizki untukmu. Mereka selalu membanggakanmu bahkan di saat kau mencoba pergi menjauh, agar kau tetap bersinar di mata orang lain…



Sebuah jeritan hati yang tertahan di lidah tanpa mampu bersuara
“ Kakak, aku sayang kamu. Kelak jika hatimu luluh, kembalilah.”



Mother's Day


Hari ini tanggal 22 desember 2009, yang mungkin istimewa dari hari ini adalah karena hari ini bertepatan dengan hari ibu. Semua anak mengucapkan selamat hari ibu dan memberikan kado terindah pada ibu mereka masing-masing dan sang ibu menerimanya dengan senang hati. Di hari ini, anak-anak berusaha untuk bisa membahagiakan dan meringankan pekerjaan ibu mereka. Tapi, tahukah kamu bahwa sebenarnya ibu tidak terlalu mementingkan hari ibu? Karena mereka berharap bukan hanya saat perayaan hari ibu saja kita mengistimewakan mereka,mereka tidak terlalu membutuhkan sanjungan dan ucapan selamat dari kita, mereka tidak terlalu membutuhkan kado yang dibungkus dalam kotak yang manis,(meski terkadang materi lebih dapat mengekspresikan perasaan kita pada seseorang dibandingkan hanya sekedar kata-kata).
Tahukah kamu kado atau sanjungan yang harusnya kita berikan? Bagi mereka, kado dan sanjungan terindah adalah saat kita dapat bertahan meskipun dalam keadaan sesulit apapun, saat kita mencapai sebuah prestasi yang baik, saat kita menghargai apa yang telah mereka berikan pada kita, saat kita menjadi manusia yang sukses, saat kita menjaga mereka bila mereka sakit ataupun tua renta, saat kita mengirimkan doa untuk mereka, saat kita tak mengeluh pada nasib dan terus berusaha untuk menjadi manusia yang lebih baik, juga saat mereka tahu bahwa perjuangan mereka selama ini tidak sia-sia. Sudahkah kita memberikannya pada ibu kita? Ibu selalu berusaha untuk memberikan hal yang terbaik untuk kita setiap saat, mengapa kita hanya memberikan hadiah hanya saat hari ibu? Apa kalian pikir semua itu sebanding?

Puisi untuk ibu
Meskipun tiada manusia yang sempurna
Namun, bagiku, ibu adalah ciptaan Tuhan yang paling sempurna
Selalu menjagaku di saat hadir ketakutan
Tak pernah meninggalkanku walau terkadang kusakiti hatinya
Melimpahkanku kasih sayang yang tak jua putus
Hingga menghilang debar jantung dalam tubuhnya
Sering kuacuhkan dan kucaci dirinya
Tapi, dia tak pernah berhenti merangkai doa di setiap sujudnya
Ibu…
Manusia yang begitu mulia
Baginya, kebahagiaanku adalah hal terpenting
Tak peduli meski harus mengubur kebahagiaannya
Satu senyum yang terukir di wajahku
Adalah keberhasilan terbesar untuknya
Aku pun tahu bahwa setetes air mataku
Akan membuatnya seribu kali lebih terluka
Daripada sakit yang ku rasakan
Kuminta pada Tuhan…
Semoga ibu selalu merasa beruntung dan bangga
Karena telah memperjuangkan dan mengorbankan apa yang dimilikinya untukku
(THANKS MOM. I LOVE YOU SO MUCH)

Love is Silent

Kisah cintaku adalah kisah yang sangat bodoh karena aku tak pernah berusaha untuk memperjuangkan cinta yang kurasakan. Tak punya sedikitpun keberanian untuk mengatakan padanya bahwa aku punya cinta yang bisa kuberikan padanya. Aku tak tahu seberapa besar aku mencintainya karena aku tak mengerti bagaimana cara mengukur besarnya cinta. Yang kutahu adalah bila bersamanya pipiku selalu merona, wajahku memerah seketika, jantungku berdetak tak karuan. Hati ini selalu berbunga saat memikirkannya, mendengar suaranya, ataupun saat bersamanya. Mencintai, perasaan yang begitu menggelitik hati, rasanya begitu indah sampai aku tak tahu kata-kata seperti apa yang dapat benar-benar mewakilinya.
Ketika aku menjabarkan rasa cinta, entah kenapa wajahnya tiba-tiba muncul di otakku. Dia adalah seseorang yang ada dalam kisah masa laluku. Setengah dari usiaku telah kuhabiskan bersamanya, hanya sebagai teman biasa&tak pernah lebih dari itu. Dia adalah orang yang jadi cinta pertamaku. Tak pernah kusangka bahwa cinta itu masih sangat setia menemani hidupku sampai saat ini. Cinta yang hanya bisa kuungkapkan dalam diam yang telah jadi saksi nyata. Cinta yang tersimpan di palung terdalam hatiku hingga aku tak punya kuasa untuk membuangnya.
Aku tak pernah mengerti mengapa cinta ini masih tertahan di diriku. Tak pernah terpikirkah oleh cinta untuk menjauh dariku? Padahal kami bukanlah teman dekat, mengobrol pun sangat jarang, mungkin karena sikapku yang tertutup dan pendiam, bahkan sangat pendiam. Kalau ada di dekatnya rasanya engsel tubuhku sudah sangat berkarat, aku hanya bisa mematung tak berdaya, jantung ini seperti terpental keluar dari tubuhku, pita suaraku seolah hilang hingga tak ada kata-kata yang bisa kututurkan. Tapi, aku yakin bahwa tak ada yang menyadarinya karena aku berusaha untuk menutupi semuanya.
Kupikir ini cuma cinta sementara yang akan segera beranjak pergi ditelan waktu. Ternyata, aku salah besar, benar-benar keliru. Sampai sekarangpun aku tak pernah bisa melupakannya. Apakah cinta ini akan kekal selamanya?? Huuh, sungguh merepotkan, cukup mengesalkan, menyebalkan, tapi sangat menyenangkaaan.
Aku tahu bahwa dia tak punya sedikitpun cinta untukku. Tapi, itu bukan masalah besar bagiku karena cinta ini tak perlu mendapatkan balasan cinta pula darinya. Sudah cukup aku bisa merasakan keberadaannya di dekatku, tidak peduli dengan alasan apapun, meskipun bukan karena cinta. Namun, terkadang hati ini sedikit tergores dengan kenyataan bahwa dia bukanlah milikku dan mungkin aku memang tak diciptakan untuk menjadi bagian dari kisah cintanya. Aku bahagia, walau terkadang aku menyesal memiliki rasa ini, rasa cinta tak tersampaikan yang selalu mengusikku. Seribu alasan telah kudapatkan untuk melupakannya. Tapi, hanya butuh satu alasan saja untuk bisa meruntuhkan seribu alasan lainnya, yaitu cinta. Semoga cinta ini akan terus memberikan kebahagiaan di kala sedih menghampiriku. Semoga cinta ini takkan menjadi ranjau bagiku. Tuhan, tolong bantu aku lagi untuk menyimpan semua ini dalam kebisuan, tanpa pernah diketahui olehnya bahwa aku pernah menaruh hati padanya.
Puisi untuk Cinta
Kucoba hindari rasa sayang
Yang selalu singgahi hidupku
Kucoba berpaling dari cinta
Yang kian menyelami hatiku
Kucoba menepis bahagia yang kurasa
Saat kuberada di sampingnya
Sayangnya, semua tiada guna
Karena kuselalu tersipu malu
Setiap kali dia memandangku
 Kurasakan ketentraman bila bersamanya
Dia menerbangkan anganku jauh ke atas awan
Menawarkanku keindahan
Melebihi indahnya sang pelangi
Memberiku cahaya harapan
Yang lebih terang dari sinar sang fajar
Kini, kutahu betapa agungnya cinta
(Terima kasih Tuhan, atas waktu yang Kau berikan hingga aku bisa mengenalnya dan merasakan salah satu anugerah-Mu, yaitu cinta).